Lomba Membatik di Kertas Tisu dan Mendongeng Warnai Peringatan Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan
Kraksaan, Lensaupdate.com - Suasana peringatan Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo tahun 2026 berlangsung semarak dengan digelarnya lomba membatik di kertas tisu dan lomba mendongeng bagi anak-anak, Rabu (7/1/2026) di Kantor Kecamatan Kraksaan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Kraksaan bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Kraksaan serta Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Kraksaan.
Dua lomba tersebut menyasar anak usia dini hingga kelas rendah Sekolah Dasar (SD) sebagai upaya menanamkan nilai karakter, kreativitas serta kepercayaan diri sejak dini. Lomba membatik di kertas tisu diikuti sebanyak 170 peserta yang berasal dari lembaga PAUD, Kelompok Bermain dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kecamatan Kraksaan. Sementara lomba mendongeng diikuti 9 peserta dari tingkat kelas rendah SD dan MI se-Kecamatan Kraksaan.
Dewan juri untuk lomba membatik di kertas tisu adalah Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Kraksaan Sofiah Hastuti dan Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Kraksaan Agus Sudja’i. Sedangkan dewan juri untuk lomba mendongeng adalah Pengawas TK Kecamatan Kraksaan Sri Ayu dan Kepala PAUD Permata Kraksaan Fatmini.
Camat Kraksaan Puja Kurniawan mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan, tetapi juga menjadi sarana edukatif dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kedua lomba ini kami rancang sebagai forum anak untuk membentuk karakter, kreativitas dan kepercayaan diri anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.
Menurut Puja, lomba membatik di kertas tisu memberikan ruang bagi anak-anak untuk bebas mengekspresikan imajinasi melalui permainan warna dan bentuk. Dari aktivitas tersebut, anak-anak belajar mengombinasikan warna sekaligus mengenal seni batik sebagai bagian dari budaya bangsa.
“Melalui kegiatan membatik, anak-anak diajak berkreasi, mengombinasikan warna agar menghasilkan karya yang terpadu dan memiliki ciri khas. Ini menjadi pengalaman awal yang sangat berharga bagi mereka,” jelasnya.
Selain aspek kreativitas, Puja menilai kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Anak-anak, guru serta orang tua pendamping dapat saling berinteraksi dan bertukar pengalaman.
“Forum ini mempertemukan anak-anak dari berbagai lembaga PAUD, Kelompok Bermain dan RA. Bunda-bunda guru serta orang tua pendamping juga bisa saling berbagi pengalaman dan kreativitas,” imbuhnya.
Sementara itu, lomba mendongeng dinilai memiliki manfaat besar dalam membangun keberanian dan kemampuan komunikasi anak. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih tampil di depan umum dan menyampaikan cerita secara runtut.
“Lomba mendongeng ini melatih anak agar percaya diri berbicara di depan orang banyak. Ini menjadi bekal penting bagi perkembangan mental dan sosial mereka ke depan,” tegasnya.
Puja mengapresiasi materi dongeng yang dibawakan para peserta, karena banyak mengangkat cerita sejarah dan kearifan lokal, mulai dari asal-usul desa di Kabupaten Probolinggo hingga kisah Gunung Bromo yang telah dikenal secara internasional. Ke depan diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan minat dan bakat anak sejak usia dini.
“Harapan kami, anak-anak ini terus berkembang, mampu mengasah bakat dan minatnya serta memiliki rasa percaya diri yang kuat. Ini menjadi modal penting bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang lebih baik di masa mendatang,” tambahnya.
Sementara Ketua TP PKK Kecamatan Kraksaan Wiwin Puja Kurniawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya lomba mendongeng dan membatik di kertas tisu yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan. “Alhamdulillah, pada pagi hari ini kami dapat menyelenggarakan lomba mendongeng dan lomba membatik di kertas tisu dalam rangka Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan,” ujarnya.
Wiwin menjelaskan, seluruh sekolah dan lembaga pendidikan di Kecamatan Kraksaan dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi dan kebersamaan dalam membangun pendidikan karakter anak sejak usia dini. Lomba ini tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian budaya lokal.
“Tujuan diadakannya lomba ini adalah untuk mendorong generasi muda, khususnya anak-anak agar lebih mengenal dan mencintai budaya kita, seperti membatik dan cerita rakyat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan kreativitas serta keterampilan siswa-siswi yang ada di Kecamatan Kraksaan,” jelasnya.
Lebih lanjut Wiwin menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat rasa kebersamaan antara warga masyarakat, para orang tua, guru serta seluruh unsur yang terlibat dalam dunia pendidikan anak. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat mempererat rasa kebersamaan antara warga, masyarakat, bunda-bunda dan juga para guru. Kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” imbuhnya.
Wiwin menegaskan lomba mendongeng dan membatik di kertas tisu ini merupakan bagian dari program Pokja II TP PKK Kecamatan Kraksaan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya anak-anak.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program Pokja II PKK, yaitu meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan minat belajar anak melalui pembinaan pendidikan sejak dini serta menggali potensi anak agar kelak menjadi generasi yang cerdas, terampil dan berbudi pekerti luhur,” tambahnya.
Dari hasil penilaian dewan juri, untuk lomba membatik di kertas tisu kategori TK juara 1 diraih Khotijah Fadilatur R (TK Syekh Abd. Qodir Al Jaelani), juara 2 diraih Inayatullah Salsabila (TK Kusuma), juara 3 diraih Nadhira Zaina Almahyra (TK IT Permata), harapan 1 diraih Eshal Zilmy Atiqa (TKN Pembina I Kraksaan) dan Humaira Al Basri (TKN Pembina II Kraksaan).
Kategori RA, juara 1 diraih Fita Apriliana (RA Dewi Masyithoh), juara 2 diraih Azkiya Syafika El Shanum (RA Miftahul Afkar), juara 3 diraih Adifa Dania Khanza (RA Nurul Istiqomah), harapan 1 diraih Nadhira Azmi Falisha (RA Perwanida II) dan harapan 2 diraih Aisyah Ayudia Inara (RA Zainul Anwar).
Serta Kategori PAUD/KB, juara 1 diraih Nabila Fairuskhalisa (Pos PAUD Melati), juara 2 diraih Safira Putri Humairoh (KB Mutiara Jati), juara 3 diraih Kayla Adibah Ali (KB Umi Sundari), harapan 1 diraih Aninndira Fauziya Isnaini (KB Al Iman) dan harapan 2 diraih Muhammad Kafa Abdillah Ramadhani (KB Yos Sudarso).
Sedangkan untuk lomba mendongeng siswa SD/MI juara 1 diraih Abelia Dina Vidya Kusuma (SDN Patokan 1), juara 2 diraih Fiona Naila Salsabila (SDN Patokan 2), juara 3 diraih Wahyu Az Zahra Putri (SDS Al Irsyad Kraksaan), harapan 1 diraih Revalina Putri Gunawan (SDN Kalibuntu 1) dan harapan 2 diraih Muhammad Fajar Adi Putra (SDN Kraksaan Wetan 2). (nab/zid)
Berita Lain
- Semarak HUT ke-16 Kota Kraksaan, Ratusan Warga Ikuti Senam Pagi Bersama
- Jejak Sejarah dan Doa untuk Kota Kraksaan di Usia ke-16
- Tasyakuran Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan, Wabup Fahmi Ajak Perkuat Komitmen Pembangunan
- Khotmil Qur’an Awali Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-16 Kota Kraksaan Sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo
- APEL RUTIN SETIAP HARI SENIN 19 JANUARI 2026